Gerak Dua Dimensi dengan Percepatan Konstan ǀ Pengantar Gerak Parabola atau Proyektil


Pada gerak satu dimensi, kita mengenal gerak lurus berubah beraturan (gerak lurus dengan percepatan konstan). Sekarang, kita akan mengenal gerak dua dimensi dengan percepatan konstan sebut saja gerak melengkung berubah beraturan (Gerak rabaola atau proyektil). Besaran yang berubah beraturan adalah percepatanya, arah maupun nilainya.

Kita memiliki persamaan vektor posisi seperti pada gambar 1.1. A. Jika kita mengetahui vektor posisinya maka kita dapat menemukan kecepatanya (versi vektor) dengan menurunkan persamaannya menggunakan diferensial. 


Persamaan hasil diferensiasi dapat dilihat pada gambar 1.1. B. Setelahnya, kita dapat mensubtitusikan persamaan b ke persamaan GLBB agar kita memiliki persamaan gerak pada sumbu x dan y, tidak hanya satu sumbu saja (lihat gambar 1.1. C).

Persamaan Umum untuk Gerak Dua Dimensi dengan Percepatan Konstan (Gerak Parabola) - klik gambar untuk melihat lebih baik -
Gambar 1.1. Persamaan Umum untuk Gerak Dua Dimensi dengan Percepatan Konstan (Gerak Parabola)
- klik gambar untuk melihat lebih baik -


Kita dapat mensubtitusikan persamaan C ke persamaan B sehingga kita memperoleh persamaan baru yaitu persamaan E. Sekali lagi, kita tidak perlu bingung melihat indeks (subskrip) yang semerawut. 


Dan apakah perbedaan persamaan E dengan persamaan sebelum-sebelumnya? Jawabannya adalah hasilnya. Hasil dari perhitungan persamaan E adalah versi vektor bukan nilai satu yang utuh seperti 20, 150 m/s dst. Hasilnya akan seperti (40i-15j)m/s.


Setelahnya, kita dapat melakukan teknik subtitusi yang sama untuk persamaan perpindahan. Jika kita melihat vektor posisi (r) maka dia adalah gabungan dari perpindahan pada sumbu x dan perpindahan pada sumbu y. 


Baca selanjutnya : Gerak Parabola atau Gerak Proyektil

Vektor posisi (r) bukan terdiri dari x saja. Persamaan hasil subtitusinya dapat dilihat pada persamaan D. Kesimpulannya adalah gerak dua dimensi dengan percepatan konstan berarti benda bergerak terhadap sumbu x dan y, dimana percepatan konstannya didapat dari g atau percepatan gravitasi, ganti simbol a dengan g.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel