Bukan Hanya Melukis! 10 Kegiatan Seni untuk Anak 2 - 4 Tahun

 Selamat kepada para orang tua yang sedang membaca artikel ini. Anda begitu perhatian untuk tetap menjaga si kecil untuk tetap terhibur. Rumah akan sedikit berantakan, tetapi manfaatnya begitu besar. Ikatan kasih antar anak dan orang tua akan terhubung melalui berbagai kegiatan seni dan kerajinan berikut. Terdapat beberapa kegiatan sederhana, murah, menarik, dan menyenangkan yang dapat orang tua lakukan di rumah.


Bukan hanya melukis, berikut kegiatan seni untuk anak usia 2-4 tahun.

Bukan Hanya Melukis! 10 Kegiatan Seni untuk Anak 2 - 4 Tahun

1. Permainan Adonan


Kegiatan membuat adonan dengan menggunakan tepung terigu ini dapat melatih motorik anak. Selain alami, adonan tepung mudah untuk dimanipulasi, diremas, dan dibentuk. Bunda tinggal mencampurkan adonan tepung dengan sedikit air garam dan pewarna makanan.


2. Stempel


Bunda dapat membuat stempel dari wortel yang diukir/ kentang yang diukir/ spons yang dipotong/ potongan bonggol sawi putih/ potongan tulang daun pisang/ karton bekas gulungan tisu. Selanjutnya, sediakan pewarna yang terbuat dari air, tepung terigu, dan pewarna makanan yang dipanaskan.


3. Lukisan Gelembung


Pewarna makanan yang dicampurkan pada sabun akan menjadi bahan untuk membuat gelembung warna. Sedotan yang dicelupkan pada sabun dan ditiup akan menghasilkan gelembung yang dapat langsung ditempelkan pada kertas putih.


4. Pasir Kinetik


Campuran antara pasir pantai yang putih, tepung jagung, dan minyak dengan perbandingan 5:3:1 akan membentuk tekstur pasir yang lembut. Bunda dapat menyiapkan cetakan dari gelas dan sendok plastik untuk si kecil bermain.


5. Stiker


Si kecil dapat menempelkan stiker sesuai letak yang diharuskan pada kertas. Pola dapat diberikan untuk memudahkan si kecil. Selain itu, bunda dapat mengajari si kecil untuk menempelkan stiker tidak disembarangan tempat. 


6. Mencampurkan Warna


Jika pewarna biru sulit ditemukan, maka bunda dapat memakai kertas krep warna-warni untuk dicelupkan pada air. Warna biru dicampur warna kuning akan menghasilkan warna hijau. Warna merah dicampur warna biru akan menghasilkan warna ungu.


7. Menempel


Kegiatan ini pasti sudah sering bunda tahu. Menempelkan kulit telur/ biji/ kertas/ gliter/ makaroni/ garam warna dapat dilakukan dengan lem PVC. Bunda tinggal sediakan pola untuk anak.


8. Menjahit


Tidak seperti menjahit pada umumnya. Anak akan disediakan tali kur/ pita untuk benang jahit. Bunda menyediakan pola objek yang telah dilubangi di bagian pinggirnya. Si kecil diarahkan untuk memasukkan dan mengeluarkan tali secara bergantian.


9. Tetesan Air


Untuk kegiatan yang lebih kompleks, bunda dapat mengajak anak untuk melakukan tetesan air menggunakan pipet. Si kecil akan disediakan kertas berpola gambar dan air warna warni untuk diteteskan.


10. Menggores Krayon/ Kapur


Berbagai mainan atau benda kecil akan diletakkan di atas kertas atau pelataran. Anak bertugas menggaris sela-sela yang muncul di antara benda-benda tersebut.


11. Mencetak


Cetakan berbentuk bunga/ alfabet/ bentuk dapat digunakan pada adonan tepung terigu berwarna yang telah di-roll. Anak akan bertugas menyelamatkan bentuk yang telah dicetak dan mengamankannya.


12. Dots


Dengan bantuan cotton buds, anak dapat membuat karya berupa titik-titik warna pada kertas, seperti membentuk daun untuk pohon, sisik ikan, pelangi, bunga dandelion, jamur, rambut keriting, motif sayap kupu-kupu, hujan, payung, dan lain sebagainya.


13. Melukis Kaos


Tentu kegiatan ini memerlukan kaos anak yang sedikit usang dan cat sablon. Anak bebas menggambar apa saja, seperti cap tangan/ kaki, stempel, atau titik-titik.


14. Mewarnai Karton Telur


Biarkan si kecil mewarnai cekungan-cekungan karton telur. Ajari ia menggunakan kuas, cat, dan mengkolaborasikan lebih dari satu warna.


15. Mewarnai dengan Roda


Beberapa mainan kendaraan dapat digunakan untuk membuat jejak warna. Diawali dengan mencelupkan roda pada cat warna dan menggulirkannya di atas kertas. Variasi bebrapa jenis ukiran roda. Teknik ini mirip dengan stempel.

Baca juga:


Kesimpulan


Kegiatan seni anak tidak hanya seputar melukis dan menggambar menggunaka krayon. Mungkin, ini akan sedikit berantakan, namun keterampilan motorik anak yang terasah dengan baik akan membantu pencapaian yang optimal saat ia mempelajari sesuatu. Bunda memerlukan berbagai kegiatan di atas untuk mempersiapkan kemampuan anak sebelum menuju sekolah formal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel