5 soal HOTS Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar

Berikut adalah 5 soal HOTS bab Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar. Perhatikan soal-soal berikut.


1. Pada saat piringan A berotasi dengan frekuensi 120 rpm, piringan B diletakkan di atas piring A sehingga kedua piring berputar dengan poros yang sama. Massa piring A adalah 0,1 kg dan massa piring B 0,3 kg, sedangkan jari-jari piringan A adalah 50 cm dan jari-jari B 30 cm. Jika momen inersia piringan adalah 0,5 mR2, maka besar kecepatan sudut kedua piringan pada waktu berputar bersama-sama adalah…

Pada saat piringan A berotasi dengan frekuensi 120 rpm, piringan B diletakkan di atas piring A sehingga kedua piring berputar dengan poros yang sama. Massa piring A adalah 0,1 kg dan massa piring B 0,3 kg
Langkah 1 (mencari nilai kecepatan sudut)





Langkah 2


2. Sebuah meja berputar dengan momen inersia 5 kg.m2, ditepinya duduk seekor kelinci bermassa 2 kg. Meja mula-mula berputar 50 rad/s. Jika jari-jari piringan 1m dan kelinci meloncat ke arah pusat meja sejauh 0,5 m, kecepatan sudut putaran meja menjadi…
Sebuah meja berputar dengan momen inersia 5 kg.m2, ditepinya duduk seekor kelinci bermassa 2 kg. Meja mula-mula berputar 50 rad/s.

Langkah 1


Langkah 2




3. Sebuah lokomotif dengan massa 90 ton berada di jembatan yang panjangnya 90 m. Jembatan terdiri dari balok besi dengan massa 900 ton yang ditahan  dua buah penyangga A dan B. Lokomotif berada 30 meter dari ujung B. Gaya penahan masing-masing penyangga adalah (g=10 m/s2)…
ebuah lokomotif dengan massa 90 ton berada di jembatan yang panjangnya 90 m. Jembatan terdiri dari balok besi dengan massa 900 ton yang ditahan  dua buah penyangga A dan B. Lokomotif berada 30 meter dari ujung B. Gaya penahan
ebuah lokomotif dengan massa 90 ton berada di jembatan yang panjangnya 90 m. Jembatan terdiri dari balok besi dengan massa 900 ton yang ditahan  dua buah penyangga A dan B. Lokomotif berada 30 meter dari ujung B. Gaya penahan

Langkah 1 (Menghitung FA dengan poros di B)


Langkah 2 (Menghitung FB dengan kesetimbangan gaya)


4. Batang homogen AC dengan panjang 5 m dan massanya 4 kg. Pada ujung C digantungkan beban yang massanya 2 kg. Batang ditahan oleh tali T di titik B sehingga setimbang. Ia membentuk sudut 37 derajat terhadap  batang. Jika panjang BC adalah 1 m, maka tegangan tali T adalah…
Batang homogen AC dengan panjang 5 m dan massanya 4 kg. Pada ujung C digantungkan beban yang massanya 2 kg. Batang ditahan oleh tali T di titik B sehingga setimbang. Ia membentuk sudut 37 derajat terhadap  batang. Jika panjang BC adalah 1 m, maka te

Batang homogen AC dengan panjang 5 m dan massanya 4 kg. Pada ujung C digantungkan beban yang massanya 2 kg. Batang ditahan oleh tali T di titik B sehingga setimbang. Ia membentuk sudut 37 derajat terhadap  batang. Jika panjang BC adalah 1 m, maka te

Langkah 1 (Menghitung tegang tali jika poros di A)

5. Sebuah tanga AB homogen panjangnya 4 m dan beratnya 300 N. Tangga tersebut bersandar dengan ujung A pada dinding vertical yang licin. Sudut antara tangga dan lantai horisontal adalah 60 derajat. Tangga dalam keadaan tepat akan bergerak. Gaya normal pada kedua ujung tangga adalah…

Sebuah tanga AB homogen panjangnya 4 m dan beratnya 300 N. Tangga tersebut bersandar dengan ujung A pada dinding vertical yang licin

Langkah 1 (Mencari rumus Gaya Normal terhadap tembok)
Langkah 2 (Mencari rumus Gaya Normal terhadap lantai)

Langkah 3 (Syarat kesetimbangan rotasi)


Langkah 4 (Mencari NA)




Itulah 5 soal HOTS bab rotasi dan kesetimbangan benda tegar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel